Macam Macam Norma

Macam Macam Norma

Vinipassiti –¬†Pernahkah Kamu membayangkan, bagaimana rasanya hidup sendiri di muka bumi? Pastinya, akan terasa mustahil, mengingat manusia adalah makhluk yang membutuhkan orang lain. Adapun agar interaksi antar sesama itu tertib, manusia memiliki macam-macam norma untuk mengikat.

Faktanya, jika Kamu bercermin dan melihat kehidupan masyarakat di tempatmu tinggal, ada jenis-jenis norma yang dipegang oleh masyarakat. Namun meski macamnya berbeda, semuanya memiliki tujuan yang kurang lebih sama, yakni untuk membuat kehidupan manusia menjadi lebih teratur.

Pengertian Norma

Sebelum mengenal macamnya, penting bagi Kamu paham pengertiannya. Norma adalah suatu patokan atau ukuran yang oleh manusia digunakan untuk mengukur tindakan serta perbuatannya.

Dengan kata lain, norma bisa dijadikan alat untuk menilai sekaligus membandingkan berbagai perbuatan yang dilakukan oleh manusia di dalam kehidupannya.

Ketika suatu masyarakat memegang norma tertentu, maka siapapun yang melanggar darinya akan dinilai sebagai suatu bentuk penyimpangan. Oleh karena itu, jika Kamu hidup dalam suatu masyarakat, agar bisa aman dan nyaman, hiduplah sesuai norma yang dipegang.

Macam-Macam Norma

Macam-macam norma di masyarakat setidaknya ada empat. Keempat norma ini berjalan beringan dan saling mengisi satu sama lain. Berikut ini norma-norma yang dimaksud:

1. Norma Agama

Norma agama adalah norma yang diyakini bukan berasal dari manusia. Ia bukan rekaan, namun datang dari Tuhan yang menciptakan alam.

Secara garis besar, umumnya norma ini berisi panduan yang memuat berbagai perintah serta larangan yang mesti dihindari oleh manusia.

Karakteristik yang menjadi kekhasan norma agama adalah sifatnya yang mutlak.

Isinya tidak bisa diganggu gugat dan tidak bisa diubah oleh manusia. Upaya manusia untuk mengubah isinya akan dianggap sebagai bentuk dosa yang sangat besar.Contohnya perintah sholat, puasa, zakat, dan sebagainya.

Setiap agama tentu saja memiliki aturan dengan level kelengkapan aturan atau norma yang berbeda-beda.

2. Norma Kesusilaan

Norma yang kedua ini adalah ukuran yang datangnya dianggap dari penilaian hati nurani pada masing-masing manusia. Dimana manusia memiliki berbagai kecenderungan nurani untuk menilai sesuatu itu terpuji atau tercela.

Umumnya, norma yang terkategori kesusilaan ini dalam bentuk moral pribadi atau akhlak. Ukuran yang digunakannya tentang terpuji dan tercela. Contohnya tentang bagaimana berakhlak mulia dalam kehidupan.

Jika melanggar norma agama mendapat dosa, maka mengabaikan norma kesusilaan paling banter diberikan sanksi sosial saja.

3. Norma Hukum

Norma hukum merupakan norma yang murni buatan manusia dan ditetapkan oleh mereka yang diberi mandat atau wewenang untuk mengatur urusan rakyat, yakni negara.

Norma ini sifatnya mengikat dan memaksa, sehingga ketika ia diterapkan dalam suatu negara, maka mau tak mau semuanya mesti dituntut tunduk pada ketentuan yang berlaku.

Upaya perlawanan terhadap norma hukum ini akan membuat pelakunya berhadapan dalam ranah hukum. Ia akan diberi sanksi sesuai aturan yang berlaku.

4. Norma Kesopanan

Norma kesopanan umumnya lahir dari kebiasaan atau adat yang mengakar kuat dalam masyarakat pada waktu yang cukup lama. Sehingga mereka memiliki standar kepantasannya masing-masing di setiap daerah.

Norma ini sifatnya tidak mutlak dan mungkin akan sangat relatif di berbagai daerah. Bisa jadi di suatu daerah dianggap sopan, bisa jadi di tempat lain beda. Begitu juga sebaliknya.

Jika Kamu melanggar norma ini, paling yang akan didapat adalah sanksi sosial Umumnya tidak ada sanksi hukum atas pelanggaran norma ini.

Nah, demikianlah yang bisa Kami sampaikan tentang macam-macam norma. Mudah-mudahan Kamu bisa memahami dan mendapatkan manfaatnya ya!