Akibat Rotasi Bumi

Akibat Rotasi Bumi

Akibat rotasi bumi –┬áBumi melakukan dua gerakan di saat bersamaan. Bumi berputar mengelilingi matahari yang dikenal dengan sebutan revolusi. Bumi juga berputar pada porosnya dan ini dikenal dengan sebutan rotasi. Gerakan rotasi bumi ini berlangsung selama 23 jam 56 menit 4 detik dan dibulatkan menjadi 24 jam. Hitungan ini dikenal juga dengan 1 hari di bumi.

5 Kejadian Akibat Rotasi Bumi

Gerakan alamiah bumi ini memberikan dampak yang banyak pada keadaan bumi itu sendiri. Tanpa disadari, beberapa hal yang dianggap seperti kejadian biasa sebenarnya dalah akibat dari gerakan rotasi yang dilakukan oleh bumi. Lalu, kejadian apa sebenarnya yang termasuk ke dalam peristiwa di bumi yang merupakan akibat dari rotasi bumi?

1. Terjadinya Siang dan Malam

Akibat rotasi bumi yang setiap hari dilihat dan terasa adalah terjadinya siang dan malam. Perputaran bumi pada porosnya menyebabkan bagian bumi pada satu sisi mendapatkan sinar matahari dan pada sisi lain tidak tersinari matahari. Kejadian siang dan malam ini terjadi secara bergiliran di setiap sisi bumi sehingga setiap tempat akan mendapat bagian gelap dan terang di saat yang berbeda.

Pada umumnya, pembagian siang dan malam ini terjadi secara berimbang selama 12 jam. Akan tetapi, di beberapa daerah perbandingan siang dan malamnya agak sedikit berbeda terutama di daerah yang mendekati wilayah kutub. Di beberapa negara juga terjadi perbedaan pembagian siang dan malam apabila terjadi perubahan musim di mana siang atau malam terjadi lebih lama dari biasanya.

2. Gerak Semu Harian Matahari

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa matahari terbit dari timur dan terbenam dari barat. Padahal, gerakan ini adalah gerakan semu matahari yang merupakan akibat rotasi bumi yang bergerak dari barat ke timur. Hanya saja pemahaman terbit tenggelamnya matahari ini berdasarkan kepercayaan orang pada zaman dahulu yang mempercayai bahwa matahari yang bergerak mengelilingi bumi.

Baca juga: Macam macam norma

3. Pembagian Zona Waktu

Pembagian zona waktu diusulkan oleh Sir Sanford Fleming pada tahun 1878 dan pembagian ini berdasarkan waktu rotasi bumi selama 24 jam sehari. Pembagian ini juga berdasarkan pada 360 derajat bujur di bumi yang jika dibagi 24 maka menghasilkan 15 derajat yang sama artinya dengan satu jam. Maka setiap zona waktu yang berdekatan memiliki perbedaan satu jam.

4. Terjadinya Kehidupan

Adakah yang pernah membayangkan bagaimana jadinya jika bumi tidak berotasi? Jika bumi tidak berotasi maka tidak akan ada kehidupan. Akibat rotasi bumi yang palin krusial adalah terjadinya kehidupan. Kehidupan bisa terjadi jika ada sinar matahari yang cukup bagi tumbuhan bermetamorfosis dan makhluk lain beraktivitas. Adanya malam memungkinkan sebagian besar makluk beristirahat dan makluk malam beraktivitas.

5. Pergerakan Arus Laut

Gaya semu rotasi bumi bukan hanya berpengaruh pada terbit dan terbenamnya matahari. Gerakan ini juga mempengaruhi pergerakan arus laut. Arus laut salah satunya terjadi karena adanya hembusan angin yang memang dipengaruhi oleh gerakan bumi yang berotasi. Di bagian bumi utara arus laut berbelok berlawanan arah jarum jam. Sedangkan di bagian bumi selatan searah jarum jam.

Begitu banyaknya hal-hal yang biasa terjadi di bumi yang ternyata merupakan akibat rotasi bumi. Kejadian-kejadian tersebut terkadang dianggap sepele padahal bisa sangat mempengaruhi setiap perubahan yang ada di bumi. Selain rotasi bumi, beberapa benda antariksa lainnya juga mempengaruhi perubahan di bumi. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mengetahui lebih jauh mengenai bumi yang kita tinggali.